DIBULLY HINGGA WAJAH LUKA!! Bantu Nenek Penjual Ikan Asin Berjuang Rawat Anak DISABILITAS

DIBULLY HINGGA WAJAH LUKA!! Bantu Nenek Penjual Ikan Asin Berjuang Rawat Anak DISABILITAS

Rp 80.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
3 Donatur
56 hari lagi
BANTU MAK TITI!!
Terakhir diperbarui pada 14 February 2026 09:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Lentera Saling Berbagi Kebaikan

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

10 February 2026

Tiga tahun sudah Mak Titi (72 tahun) ditinggal suami. Sejak itu, ia harus bertahan hidup seorang diri sambil merawat Nining, anak semata wayangnya yang merupakan penyandang disabilitas. Untuk makan sehari-hari, Mak Titi berjualan ikan asin keliling kampung.

 

 

Bungkusan ikan asin yang ia jajakan bukan sekadar dagangan. Itu adalah saksi bisu perjuangan seorang ibu yang selama lebih dari 40 tahun tak pernah lelah merawat dan membesarkan anaknya dengan penuh cinta.

 

 

Nining terlahir dengan kondisi yang tak biasa. Perkembangannya seakan terhenti sejak kecil.

“Dulu kata dokter nanti juga bisa ngomong,” cerita Mak Titi pelan.

Namun harapan itu tak pernah terwujud. Hingga kini, di usia lebih dari 40 tahun, Nining hanya mampu mengucapkan satu kata: “Mama.”

 

 

 

Sejak suaminya meninggal, tak ada lagi tempat Mak Titi bersandar. Ia berjualan ikan asin sambil membawa Nining ke mana pun pergi. “Takut hilang kalau ditinggal,” katanya. Nining memang sering berjalan sendiri, dan dialah satu-satunya keluarga yang Mak Titi punya.

 

 

 

Seharian berkeliling kampung dengan kaki renta dan tangan keriput menggenggam Nining, hasil yang didapat tak seberapa. Jika dagangan habis terjual, Mak Titi hanya membawa pulang sekitar Rp20.000. Jumlah itu harus cukup untuk makan mereka berdua.

 

 

Karena usia yang semakin menua, sering kali kaki Mak Titi tak lagi sanggup melangkah jauh. Di hari-hari seperti itu, ia hanya bisa berharap ada tetangga yang datang membeli. Andai punya sedikit modal, Mak Titi ingin membuka warung kecil di rumah, agar tak perlu lagi memaksakan tubuhnya berkeliling.

 

 

Kini, Mak Titi hanya ingin satu hal sederhana: bisa hidup layak bersama anaknya di sisa usia.

Mari ulurkan tangan untuk Mak Titi dan Nining.

bantu Emak dengan cara :

 

1.Klik tombol “DONASI SEKARANG”

 

2.Masukkan nominal terbaik yang Sahabat mampu

 

3.Pilih metode pembayaran yang tersedia

 

Jika belum bisa berdonasi, mohon bantu dengan membagikan halaman galang dana ini, agar semakin banyak tangan baik yang ikut menggenggam harapan Emak.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

12 February 2026 21:00
Rp 35.000
Amin
JADI#SirkelBaik