Berjuang di Tengah Stroke, Abah Maman Tetap Bertahan Demi Sang Istri
"Udah 10thn Abah sakit stroke, belum lagi istri Abah sakit jantung. Tapi Mak cuman punya Abah, makanya Abah harus tetep dagang..."

Abah Maman (70 tahun), penjual poster anak-anak di pasar tradisional, adalah sosok pejuang sejati. Ia sudah menderita stroke selama lebih dari 10 tahun, namun masih berjuang setiap hari demi menghidupi istrinya yang juga tengah berjuang melawan penyakit jantung. Mereka tinggal berdua di rumah sederhana di Lembang, karena anak-anaknya sudah berkeluarga dan tinggal terpisah.

Stroke membuat tangan kanannya sulit digerakkan dan kesulitan berjalan. Istrinya tidak bisa bekerja karena kondisi jantung yang melemah. Setiap hari Abah menempuh perjalanan jauh naik angkot ke pasar hanya untuk berjualan. Penghasilan hanya belasan ribu per hari, itu pun jika dagangannya laku. "Pernah abah pulang gak bawa uang sepeser pun, jualan sepi.

Banyak dari kita bisa menikmati hari-hari tanpa memikirkan mau makan apa besok atau memaksakan diri bekerja dalam kondisi sakit. Namun tidak dengan Abah Maman. Di tengah keterbatasan fisik dan ekonomi, beliau tetap berjuang. Bukan untuk kaya, tapi hanya agar bisa hidup untuk hari besok.

Jangan biarkan Abah MmAN terus hidup dengan ketakutan untuk hari besok. Satu aksi kecil dari kamu bisa jadi perubahan besar dalam hidup beliau. yuk kita sama-sama bantu melalui:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4. Dapatkan laporan melalui email
