"Kakak saya yang pertama gak ada kabar entah kemana, Kakak yang kedua dan Bapak belum lama meninggal karena sakit. Mamah harus sembuh, saya udah gak punya siapa-siapa lagi" Ujar Maulida sambil menangis.
Usianya masih belia, namun cobaan hidupnya sungguh berat. Sang kakak meninggal dunia akibat sakit, tak berselang lama sang ayah yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga menyusul sang kakak.
Ujian pahit pun seakan tak berhenti, sang ibu jatuh sakit karena mengidap Kanker di wajah. Impian Maulida untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi pun hilang seketika. Dengan terpaksa Maulida harus banting tulang mencari nafkah untuk sang ibu dan adiknya.
Ibunya sudah 2 tahun ini tidak bisa beraktivitas lagi dan hanya bisa terbaring tak berdaya. Apalagi, Kanker di wajah Ibunya semakin hari semakin membesar dan sudah munculkan luka.
"Dulu Mamah sudah pernah menjalani operasi, tapi sekarang kondisinya seperti ini lagi. Pengobatan sempat terhenti karena gak ada biaya, sekarang lagi ngumpulin uang biar Mamah bisa berobat lagi" Ujar Maulida
Maulida benar-benar berjuang sendirian untuk memperjuangkan keselamatan Ibunya yang semakin hari kondisinya semakin menurun.
Saat ini untuk memenuhi keperluan sang ibu, Maulida bekerja sebagai admin online di toko aksesoris HP, sedangkan sang adik baru saja lulus dan sedang mencari pekerjaan.
Sedihnya, dengan upah yang didapat sangatlah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga Maulida. Apalagi untuk keperluan berobat sang ibu yang sangat mahal, seperti madu dan penunjang kesehatan lainnya.
“Ayah… Kalau Ayah masih ada mungkin ade nggak akan seperti ini ya Yah? Mamah juga mungkin bisa sembuh ya Yah kalau Ayah masih ada? Ade takut Yah kalau Mamah semakin sakit…”
Sungguh berat perjalanan hidup yang harus dijalani Maulida di usianya yang masih belia. Saat ini Maulida sekuat mungkin mengumpulkan uang untuk membawa kembali sang ibu berobat ke rumah sakit.
Sekarang, Maulida tengah dihantui rasa takut. Ia takut kalau penyakit Ibunya semakin parah. Ia takut kalau Ibunya tidak selamat dan pergi seperti Ayah dan kakaknya. Maulida hanya ingin Ibunya bisa sembuh seperti dulu lagi.
Sahabat Kebaikan, Maulida butuh bantuan kita untuk memperjuangkan keselamatan Ibunya dan hidup layak. Maukah kita bantu dan temani Maulida agar bisa membawa Ibunya berobat.
1. Klik Tombol Donasi Sekarang
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
4. Dapatkan Laporan Via Email
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kamu juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.