URGENT!! Nyawa Mereka Terancam karena Sakit yang Pengobatannya Terhenti

URGENT!! Nyawa Mereka Terancam karena Sakit yang Pengobatannya Terhenti

Sangat Mendesak
Rp 70.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
2 Donatur
29 hari lagi
DONASI SEKARANG!!
Terakhir diperbarui pada 04 February 2026 12:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Dompet Kebaikan Umat

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

02 February 2026

Di sudut-sudut negeri ini, ada banyak orang yang seharusnya bisa hidup layak, tersenyum, dan menjalani hari dengan tenang. Namun kenyataannya, mereka justru harus bangun setiap pagi dengan rasa sakit yang tak tertahankan dan ketakutan apakah hari ini masih bisa bertahan.

 

 

Di usia 85 tahun, Emak Rokayah masih harus melawan rasa sakit sendirian. Usia senja yang seharusnya menjadi masa beristirahat, justru berubah menjadi tahun-tahun penuh penderitaan.

 

 

Tumor ganas terus menggerogoti wajah Emak. Awalnya hanya luka kecil akibat sebutir padi saat beliau menjadi buruh tani. Tak pernah disangka, luka itu tumbuh, membusuk, berdarah tanpa henti, dan berubah menjadi tumor yang menyiksa selama 17 tahun lamanya.

 

 

Padahal dulu, Emak Rokayah adalah seorang bidan desa paraji yang menolong kelahiran banyak anak di kampungnya. Kini, di saat tubuhnya lemah dan nyeri tak tertahankan, pengobatan terpaksa terhenti karena biaya yang sudah habis. Barang habis dijual, utang menumpuk, dan keluarga kelelahan menahan beban.

 

 

Sementara itu, Syifa kehilangan masa kecilnya.

Di usia yang seharusnya dipenuhi tawa dan bermain, Syifa justru terbaring lemah. Hidrosefalus yang datang tiba-tiba merenggut masa balitanya. Operasi sudah dijalani, alat permanen tertanam di kepalanya agar ia tetap sadar. Namun kini, Syifa hanya bisa terkulai, makan lewat selang, tubuhnya kerap menegang karena kejang.

 

 

Orangtuanya sudah menjual rumah, motor, dan semua yang mereka punya demi menyelamatkan Syifa. Ayahnya bekerja serabutan, kadang hanya membawa pulang Rp30.000 sehari itu pun sudah disyukuri. Untuk susu, pampers, dan obat di luar tanggungan BPJS, mereka sering tak tahu harus dari mana lagi.

 

 

Dan ada Siti, yang sejak lahir belum pernah merasakan hidup tanpa sakit. Tubuh kecil Siti menanggung kelainan jantung bawaan, hidrosefalus, dan cerebral palsy. Sejak bayi, rumah sakit menjadi bagian dari hidupnya. Ibunya, Ibu Tina, telah menjual segalanya bahkan rumah demi pengobatan Siti. Kini mereka hidup menumpang di rumah kerabat, berhemat hanya untuk bisa makan hari ini.

 

 

Ayah Siti bekerja apa saja yang bisa dilakukan: kuli bangunan, sopir panggilan, buruh harian. Penghasilan tak menentu, sementara kebutuhan Siti terus bertambah susu khusus, obat-obatan, popok, terapi, dan penanganan kejang yang tak bisa ditunda.

 

 

Emak Rokayah, Syifa, dan Siti hanyalah tiga dari sekian banyak pasien medis prasejahtera yang sedang berjuang mempertahankan hidup.

 

Sahabat Baik, satu uluran tangan Anda bisa menjadi harapan yang selama ini mereka tunggu.

Donasi Anda akan digunakan untuk Melanjutkan pengobatan dan perawatan medis, Membantu kebutuhan dasar pasien (obat, susu, pampers, nutrisi), Meringankan beban keluarga yang sudah terlalu lama berjuang sendirian.

bantu mereka dengan cara :

 

 1. Klik Donasi Sekarang

 2. Masukkan Nominal Donasi

 3. Pilih Metode Pembayaran

 4. Dapatkan Laporan via Email

 

Bagikan juga halaman galang dana ini agar semakin banyak do’a dan dukungan yang terkumpul. Aamiin

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.
JADI#SirkelBaik

URGENT!! Tumor kian Membesar, Bantu Emak Agar Bisa Berobat

Yayasan Dompet Kebaikan Umat
Telah mengajak 2 orang berdonasi
Rp 70.000