Saat adzan maghrib berkumandang, banyak dari kita berbuka dengan hidangan hangat.
Ada kurma, ada gorengan, ada lauk yang lengkap. Tapi gak semua saudara kita merasakan itu.
Ada seorang kakek tua… yang kalau tak punya lauk, makannya hanya nasi dicampur air. Supaya terasa lebih banyak. Supaya bisa ditelan. Bukan karena ingin hidup sederhana… tapi karena memang hanya itu yang tersedia.
Di sudut lain, ada kakek yang tangannya gemetar karena saraf terjepit.
Dari pagi sampai sore ia menjajakan roti dengan untung seribu rupiah.
Di rumah, istrinya yang tak bisa melihat menunggu dengan sabar.
Ada pula abah yang tetap berjalan jauh menjual jajanan meski penyakitnya kambuh.Dan kakek 85 tahun yang memikul bilik bambu dengan punggung bungkuk, berharap ada satu saja yang membeli.
Ramadhan bagi mereka bukan tentang menu spesial.
Bukan tentang baju baru. Tapi tentang pertanyaan sederhana yang terus menghantui“Besok bisa sahur apa enggak?”
kita ingin memastikan para lansia tidak lagi berbuka hanya dengan nasi dan air. Bantuan yang akan disalurkan berupa : Paket sembako untuk sahur dan berbuka yang layak, Nutrisi tambahan agar kesehatan mereka terjaga, Santunan tunai untuk kebutuhan mendesak, Dukungan kecil agar mereka tak perlu memaksakan diri berjualan saat sakit
Ramadhan adalah bulan kasih sayang.
Dan kasih sayang itu terasa nyata ketika kita hadir untuk mereka yang paling rentan.mari kita bantu ringankan beban mereka dengan cara :
1. Klik Tombol Donasi Sekarang
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
4. Dapatkan Laporan Via Email