Di usia 7 tahun, Adit seharusnya sibuk bermain dan belajar. Namun setiap hari Minggu dan sepulang sekolah, ia membantu neneknya berjualan bubur keliling kampung. Dengan langkah kecilnya, Adit sudah terbiasa melayani pembeli sendiri. Bukan karena ingin cepat dewasa, tapi karena keadaan memaksanya.
Sejak lahir, Adit tak pernah merasakan pelukan utuh seorang ibu dan tak pernah mengenal sosok ayah. Ibunya adalah korban pelecehan dan kini mengalami gangguan mental serta saraf yang membuatnya tak mampu merawat Adit. Bahkan, Adit kerap menerima perlakuan kasar saat bertemu sang ibu. Demi keselamatan cucunya, Nek Ihat (61 tahun) mengambil alih pengasuhan seorang diri sejak Adit bayi.
Nek Ihat yang sudah lanjut usia berjualan bubur seharga Rp3.000–5.000. Jika habis. Tapi sering kali seharian hanya membawa pulang Rp13 ribu—bahkan bubur tak terjual dan terbuang sia-sia. Untuk biaya sekolah saja mereka menunggak kebersihan Rp15.000 per bulan selama 5 bulan. Tas Adit yang sobek harus dijahit ulang. Seragam batik hanya pemberian tetangga.
Mereka tinggal di rumah tua di pinggir sungai yang bocor dan kerap kebanjiran saat hujan deras. Makan seadanya, terkadang hanya bubur sisa jualan. Nek Ihat tak pernah ingin membawa Adit berjualan, tapi tak ada lagi yang bisa menjaga dan membantu.
Sahabat baik, Adit tidak memilih lahir dalam keadaan ini.
Ia hanya ingin sekolah, punya tas baru, dan hidup layak seperti teman-temannya. Nek Ihat hanya ingin cucunya bisa lulus sekolah dan punya masa depan lebih baik.
Mari bersama kita ringankan beban mereka.
Donasi Anda akan membantu kebutuhan sekolah Adit, biaya hidup sehari-hari, serta mendukung usaha bubur agar lebih stabil.
Jangan biarkan masa kecil Adit habis di jalanan.
Bantu hari ini, agar Adit bisa tetap sekolah dan tumbuh dengan harapan.

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.