Dua tahun terakhir, hidup Ibu Suharah (44 tahun) berubah menjadi perjuangan tanpa jeda. Sejak suaminya, Pak Abdaloh, divonis mengidap penyakit Diabetes Tulang Sumsum, penderitaan itu datang bertubi-tubi. Kaki kanan Pak Abdaloh telah diamputasi karena membusuk. Belum selesai rasa kehilangan itu, kini dokter kembali memvonis bahwa kaki kiri dan tangan kirinya juga terancam harus diamputasi.
Namun, pengobatan terhenti. Bukan karena menyerah, tapi karena biaya yang tak lagi mampu dijangkau. Saat ini kaki kiri dan tangan kirinya membengkak, membusuk, bahkan mengeluarkan aroma tak sedap karena tak pernah dibawa ke rumah sakit. Rasa sakit yang ia tahan setiap hari tak sebanding dengan kemampuan ekonomi keluarga kecil ini.
Ibu Suharah kini menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Ia bekerja sebagai pencari rumput untuk pakan ternak milik orang lain. Upahnya hanya Rp12.000 per karung, itu pun jika ada yang membeli atau menyuruh. Uang tersebut hanya cukup untuk membeli beras. Untuk lauk, seringkali mereka harus berutang di warung. Kini, warung pun tak lagi memberi karena utang sudah menumpuk.
Di tengah keterbatasan dan rasa sakit yang terus memburuk, mereka hanya bisa pasrah. Tapi harapan belum boleh padam.
Sahabat baik, hari ini kita bisa menjadi harapan itu.
Bantuan Anda sangat berarti untuk melanjutkan pengobatan Pak Abdaloh, biaya rumah sakit, obat-obatan, serta kebutuhan hidup sehari-hari mereka.
Tak perlu menunggu mampu untuk berbagi. Sekecil apa pun donasi Anda, insyaAllah menjadi penyambung hidup dan penyelamat anggota tubuh yang tersisa.
Mari ulurkan tangan. Selamatkan Pak Abdaloh. Ringankan beban Ibu Suharah.
Klik link donasi sekarang dan jadilah bagian dari keajaiban untuk keluarga ini.
Karena bagi kita mungkin sedikit, tapi bagi mereka itu adalah harapan untuk bertahan hidup.
1. Klik tombol DONASI SEKARANG
2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
3. Pilih metode pembayaran
4. Dapat laporan via email
