Hidup Dengan Satu Ginjal! Lansia Ini Berjuang Jualan Kopi Demi Keluarga

Hidup Dengan Satu Ginjal! Lansia Ini Berjuang Jualan Kopi Demi Keluarga

Rp 1.531.009
terkumpul dari Rp 30.000.000
31 Donatur
0 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 13 January 2026 16:08 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Deskripsi

03 November 2025

seorang kakek yang berjalan pelan sambil gendong termos kopi di jalanan itu Adalah Abah Pepen. Dulu beliau pembuat meja dan kerajinan kayu. Tapi karena fisiknya makin lemah dan tak bisa lagi mengejar target perusahaan, Abah harus berhenti bekerja.

 

Kini, di usianya yang makin renta, Abah memilih berjualan kopi keliling setiap hari dari subuh hingga malam, berjalan jauh hanya demi bisa bawa pulang sedikit rezeki untuk istri dan dua anaknya.

Setiap hari, Abah hanya membawa pulang 25-30 ribu rupiah. Itu pun belum tentu cukup untuk makan, apalagi biaya sekolah anaknya yang kini terpaksa putus sekolah karena tak ada biaya.

 

Padahal, Abah terus memaksa diri berjualan dengan satu ginjal saja. Ginjalnya dulu dicabut tanpa sepengetahuannya saat operasi batu ginjal. Sejak itu, setiap kali Abah menggendong termos dagangannya luka bekas operasinya terasa perih dan membuat Abah Sesak Nafas. Sering kali Abah harus berhenti karena tak kuat menahan sakit. 

Gak sampe situ aja.... Pernah Abah diserempet angkot, air panas dari termos tumpah ketangannya, membuatnya tak bisa jualan selama berhari-hari. Kadang juga Abah diusir pedagang lain karena dianggap saingan, bahkan ditipu uang palsu oleh pembeli.

 

Tapi Abah tidak menyerah. Ia tetap berkeliling, meski di bawah hujan, meski kadang pulang dengan tubuh demam dan dagangan yang masih banyak.

Abah ingin punya gerobak kecil supaya gak harus gendong dagangannya yang sering menekan luka operasi. Dan satu harapan supaya anak-anaknya bisa sekolah lagi, supaya mereka gak perlu ngerasain susahnya hidup di jalan seperti Abah.

Sobat Berdampak, yuk bantu Abah Pepen… Bantu beliau punya gerobak dan modal dagang sederhana supaya bisa jualan tanpa harus menahan sakit setiap hari. mari sebarkan campaign ini dan berdonasi untuk membantu Abah Pepen. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya.

 

  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

13 January 2026
Pencairan Dana Rp 115.632

Ke Rekening Bank Mandiri *********6067 a/n YAYASAN AYO BERDAMPAK BERDAYA

Rencana Penggunaan Dana Pencairan: Dana yang dicairkan akan digunakan untuk program penyaluran bantuan santunan tunai kepada Abah Pepen.

Doa & Donasi Teman Peduli

N

22 November 2025
Rp 20.000
Amin
JADI#SirkelBaik

Punya Satu Ginjal dan Sering Kelelahan! Bantu Lansia Penjual Kopi Berjuang Untuk Keluarga

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 3 orang berdonasi
Rp 220.009

HANYA PUNYA 1 GINJAL!! Bantu Lansia Penjual Kopi Berjuang Hidupi Keluarga!

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 4 orang berdonasi
Rp 250.000