“Dulu kalo jualan balon itu rame kalo sekarang sepi jadi belum ada yang beli, belum dapet uang juga. Mau gimana lagi udah nasib abah, rezeki abah mungkin belum datang” Ucap Abah Djuhri. Di usianya yang sudah senja, Abah Djuhri masih harus mencari nafkah dengan berjualan balon keliling agar bisa membawa istrinya berobat.

Setiap hari Abah berkeliling menjual balon dari jam 8 pagi sampai sore dengan berjalan kaki menempuk jarak berkilo-kilometer sambil mendorong gerobaknya, berharap ada yang membeli balonnya.
Namun, seringkali dagangan abah sepi, sehingga membuat balonnya mengempil dan tidak bisa dijual kembali, yang membuat abah rugi. Penghasilan abah tidak menentu tiap harinya, terkadang hanya mendapatlan 10ribu. Padahal kebutuhan biaya Abah yang harus dipenuhi.
Abah bercerita saat berjualan pernah dicopet dompetnya sehingga semua tabungannya hilang semua. Abah terpaksa meminjam uang ke orang lain untuk bisa membawa istrinya berobat
Orang baik maukah kamu membantu meringankan beban dipundak Abah Djuhri?â¤ï¸
