Badan Penuh Dengan Bentol! Bantu Lansia Pembuat Origami Berobat

Badan Penuh Dengan Bentol! Bantu Lansia Pembuat Origami Berobat

Rp 120.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
4 Donatur
21 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 29 November 2025 18:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Bina Mulia Surabaya

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
TERKENA KELAINAN LANGKA! Bantu Lansia Sebatangkara Pembuat Origami Hidup Layak!

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

20 November 2025

 

Diejek, dijauhi, dan diusir sudah sering mbah rasakan selama hidupnya. Jangankan mendekat, setiap melihat mbah dari kejauhan, mbah sudah diusir pergi.  

 

 

 

Namanya Mbah Agus 65 tahun. Lansia hidup sebatang kara. Tak punya anak, tak ada istri. Di usia senja yang seharusnya penuh ketenangan, Mbah Agus justru masih harus berjuang demi sesuap nasi.

 

 

 

Sejak muda, ia bekerja sebagai kuli bangunan. Tapi kini, tubuh renta dan kulitnya yang penuh bentol-bentol aneh akibat kelainan langka membuatnya makin sulit mendapat pekerjaan. Sudah tujuh bulan terakhir ia tidak bekerja. Dalam satu tahun, paling banyak hanya dua kali ia dipanggil untuk membantu proyek kecil. Itupun kadang harus menahan perih dan gatal yang tak kunjung reda dari kulitnya yang rusak.

 

 

Namun Mbah Agus tidak menyerah. Di sela-sela harinya yang sunyi, ia mencoba bertahan dengan membuat origami dari bekas kertas obat nyamuk. Hasil karyanya sederhana: burung-burungan, perahu, atau kupu-kupu kecil yang ia bentuk dengan telaten dan penuh kesabaran. Origami itu ia jajakan di depan rumahnya yang sempit. Kadang ada yang beli, kadang tidak. Tapi bagi Mbah Agus, yang penting mencoba.

 

 

“Kalau ada anak kecil yang minta, ya saya kasih gratis. Mereka senang, saya juga ikut senang,” katanya dengan senyum yang menyimpan rindu akan kasih sayang yang entah sudah berapa lama tak ia rasakan.

 

 

Setiap malam, Mbah Agus tidur ditemani kasur bantal yang tak layak untuk kesehatan. Beliau tidak punya televisi, apalagi ponsel. Makan seadanya, kadang dari pemberian tetangga, kadang hanya nasi putih dan garam.

Tapi di balik semua itu, ada kekuatan yang luar biasa dalam hatinya: ketabahan dan keikhlasan.

 

Mbah Agus tak pernah meminta lebih. Namun di usianya yang renta dan kondisi tubuh yang semakin melemah, sedikit uluran tangan akan sangat berarti untuk membantu mbah agar hidup layak.

Mbah punya mimpi bisa punya Kasur dan TV baru untuk menemani dimasa tuanya.

#TemanBerbagi Mari bersama bantu mbah agus wujudkan mimpinya dengan cara:

 

1. Klik “Donasi Sekarang;

2. Masukan nominal donasinya;

3. Pilih metode pembayaran;

4. Dapatkan laporan via email.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

detica

25 November 2025
Rp 50.000
Amin
Bismillah berkah dan saya diberikan rezeki hamil sehat alami di November 2025 Aamiin