Musibah tanah longsor menyisakan luka mendalam bagi warga Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, sekitar pukul 04.00 WIB, hujan deras yang disertai angin kencang memicu longsoran besar dari kaki Gunung Burangrang.

Saat sebagian warga masih terlelap dalam tidur, tanah runtuh tanpa ampun, merenggut rasa aman dan mengubah malam sunyi menjadi kepanikan yang tak terlupakan.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Pasirlangu dan Pasir Kuning Kec. cisarua. Longsoran dengan ketinggian kurang lebih 10 meter menerjang permukiman warga, menimbun rumah-rumah dan memaksa puluhan keluarga menyelamatkan diri seadanya. Sekitar 30 rumah rata dengan tanah, dan kurang lebih 30 hektare lahan tertutup material longsor, meninggalkan kehancuran yang begitu luas.

Duka semakin dalam dengan adanya korban jiwa. Dua orang warga Desa Sukajaya meninggal dunia karena tertimbun longsor saat sedang tidur. Selain itu, banyak bayi dan lansia turut tertimbun dan terdampak, kelompok paling rentan yang seharusnya mendapat perlindungan lebih. Tangis kehilangan dan rasa trauma menyelimuti para penyintas yang kini hanya bisa pasrah di tengah keterbatasan.

Saat ini, para korban selamat masih mengungsi di kantor desa dan tenda-tenda darurat. Mereka hidup dalam kondisi serba kekurangan, menghadapi dinginnya udara Lembang tanpa kepastian kapan bisa kembali ke rumah yang kini telah rata dengan tanah. Kebutuhan dasar menjadi hal yang sangat mendesak untuk menopang kehidupan mereka di pengungsian.

Adapun bantuan yang paling dibutuhkan saat ini meliputi makanan siap saji, selimut untuk menghangatkan tubuh di malam hari, susu dan makanan bayi, pampers atau popok sekali pakai, obat-obatan, serta kebutuhan darurat lainnya. Bantuan-bantuan ini menjadi penopang utama bagi para pengungsi agar tetap bertahan di tengah kondisi sulit yang mereka alami. Musibah ini adalah ujian berat, namun juga panggilan nurani bagi kita semua. Di saat saudara-saudara kita kehilangan tempat tinggal dan orang tercinta, kepedulian dan uluran tangan menjadi harapan yang paling berarti. Semoga setiap kebaikan yang kita berikan menjadi penolong, meringankan beban mereka, dan menghadirkan kekuatan untuk bangkit kembali dari duka yang mendalam