Jualan Dengan Tubuh Bungkuk! Lansia Penjual Ubi Berjuang Nafkahi Keluarga

Jualan Dengan Tubuh Bungkuk! Lansia Penjual Ubi Berjuang Nafkahi Keluarga

Rp 110.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
4 Donatur
25 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 29 November 2025 21:00 WIB

Penggalang Dana

Cancer Support Kuningan

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
TUBUH BUNGKUK! Lansia Penjual Ubi Berjuang Demi Menyekolahkan Anaknya

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

24 November 2025

Pagi baru saja menepi, tapi roda sepeda tua milik Abah Karsan sudah lebih dulu berputar. Di atas sadel yang mulai berkarat, Abah mengayuh pelan, membawa beberapa karung kecil berisi ubi teman setia yang menemaninya mencari rezeki. Meski punggungnya tak lagi tegap dan napasnya kadang tersengal, Abah tetap tersenyum. “Kalau nggak jualan, nanti nggak bisa makan,” katanya ringan, seolah lelah bukan hal yang pantas dikeluhkan.

 

Ubi-ubi itu Abah beli dari orang lain, lalu dijual kembali dengan untung seadanya. Sepuluh ribu per kilo, kadang laku, kadang tidak. Tapi meski hasilnya pas-pasan, Abah tak pernah mengeluh. “Jarang habis, neng… kadang ada yang beli, kadang enggak,” ucap Abah sambil menatap karungnya yang masih berat. Tapi meski begitu, esok pagi Abah tetap bangun, tetap mengayuh lagi, seolah semangatnya nggak pernah habis.

Di rumah sederhana, Siti putri bungsu Abah menunggu. Gadis kecil berusia 12 tahun yang seharusnya masih duduk di bangku sekolah. Tapi karena tak ada biaya, Siti memilih membantu Abah berjualan, berharap dagangan hari itu cepat habis.Setiap kali hujan, ember-ember memenuhi rumah mereka yang bocor di sana-sini. Punggung Abah sering sakit karena kecelakaan lama, tapi ia tetap memaksa diri untuk bekerja. Semua demi satu harapan melihat Siti bisa sekolah lagi dan rumah mereka tak lagi basah setiap kali hujan turun.

Abah Karsan mungkin hanya penjual ubi keliling, tapi semangatnya lebih besar dari beban di pundaknya. Kini, Abah butuh uluran tangan kita agar mimpinya untuk hidup layak dan menyekolahkan Siti bisa terwujud. Maukah kamu membantu langkah kecil Abah hari ini?

Yuk kita bersama-sama membantu Abah Karsan. Donasi Anda akan menjadi jembatan agar Abah Karsan bisa hidup layak dan bisa menyekolahkan kembali anaknya yang putus sekolah!

 

1. Klik Donasi Sekarang

2. Masukkan Nominal Donasi

3. Pilih Metode Pembayaran

4. Dapatkan Laporan via Email

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

28 November 2025 07:54
Rp 50.000
Amin