Gaji tak pasti, beban kerja luar biasa padahal usia sudah senja.
Stasiun kereta menjadi saksi perjuangan Pak Supardi/Pardi (60 tahun) hidup sebagai porter di Stasiun Bandung, mengayuh sepeda dari tempat tinggalnya dengan jarak tak kurang 26 KM pulang pergi memeras keringatnya bahkan sebelum memulai bekerja menjemput rezeki.
“boleh saya bawakan barang nya pa?.” Tanya Pak Pardi.
Kalimat sederhana pa Pardi dalam menjemput rezeki, kemudian menerima upah dari penumpang yang bersedia barangnya dibawakan dengan tarif yang tidak ia tentukan, hanya berharap kerelaan penumpang memberi besar atau kecil, yang harus pa pardi syukuri karena tak jarang dan lebih banyak penumpang menolak bahkan hanya dengan isyarat gelengan kepala saja.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi kita semua semoga teman teman semua selalu dalam kondisi terbaik disegala hal.
Terima kasih sebelumnya karena telah menyisihkan sedikit rezekimu pada halaman galang dana Pak Supardi. Kami Tim Saling Berbagi telah melakukan penyaluran bantuan kepada Pak Supardi berupa uang tunai dan sembako untuk kebutuhan sehari-hari.
Melalui update ini kamu telah membuktikan bahwa hasil donasimu bisa membawa senyum bahagia untuk orang orang yang membutuhkan.
Semoga amal ibadah di terima oleh Allah SWT dan diberikan balasan kebaikan berlipat ganda. Amiin.
Hormat kami, Yayasan Lentera Saling Berbagi.