SERING TAK LAKU, ABAH TERANCAM KEHABISAN MODAL! Bantu Juang Abah Bukhori Demi Keluarga
SERING TAK LAKU, ABAH TERANCAM KEHABISAN MODAL! Bantu Juang Abah Bukhori Demi Keluarga

SERING TAK LAKU, ABAH TERANCAM KEHABISAN MODAL! Bantu Juang Abah Bukhori Demi Keluarga

Rp 290.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
10
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 20 October 2026, 06:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Kolaborasi Teman Baik
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
JUALAN SERING TAK LAKU SAMPAI KEHABISAN MODAL! Bantu Kakek Penjual Cilok Nafkahi Keluarga

Cerita

18 September 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usia yang semakin senja, tubuh Abah Bukhori sebenarnya sudah meminta untuk beristirahat. Namun, keadaan membuat Abah belum bisa menikmati masa tua dengan tenang. Setiap hari, Abah masih harus berjualan cilok demi memenuhi kebutuhan hidup bersama sang istri.


Setiap pagi, Abah memikul dagangannya dan berjalan dari kampung ke kampung. Padahal, penglihatan Abah sudah semakin kabur karena katarak. Kakinya pun sering terasa sakit, bahkan untuk sekadar duduk atau jongkok saja Abah harus menahan nyeri. Namun, Abah tetap melangkah karena tak punya banyak pilihan.


Penghasilan yang didapat Abah juga tidak pernah pasti. Kadang dagangannya habis dan membawa pulang sedikit rezeki, tetapi tak jarang Abah pulang dengan hasil yang jauh dari cukup. Meski begitu, keesokan harinya Abah tetap kembali berjualan, berharap ada cukup banyak cilok yang terjual untuk mengisi kebutuhan di rumah. Sebab, di rumah ada sang istri yang kini juga mulai sakit-sakitan dan membutuhkan biaya. Abah tidak hanya memikirkan bagaimana dirinya bisa bertahan, tetapi juga bagaimana mereka berdua bisa tetap makan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Bagi Abah, berhenti berjualan bukanlah pilihan. Karena ketika Abah berhenti, penghasilan untuk kebutuhan rumah pun ikut terhenti. Itulah sebabnya, meski matanya semakin kabur dan kakinya semakin lemah, Abah tetap memaksakan tubuhnya untuk berjalan dan menawarkan cilok dari satu tempat ke tempat lainnya. Di balik langkah Abah yang terlihat sederhana, ada perjuangan seorang suami yang masih ingin menjaga keluarganya. Abah Bukhori tidak berharap hidup mewah. Beliau hanya ingin bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendampingi sang istri tanpa terus dihantui rasa cemas tentang bagaimana mereka akan melewati hari esok. Teman Baik, yuk bantu ringankan perjuangan Abah Bukhori, Sedikit kebaikan dari kita bisa menjadi dukungan yang sangat berarti bagi Abah, agar kebutuhan sehari-hari dan pengobatan keluarganya dapat terbantu. Mari donasi sekarang dan hadirkan harapan agar Abah tidak harus terus memaksakan tubuh rentanya demi bertahan hidup.


  1. Klik Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Yayasan Kolaborasi Teman Baik
04 November 2026

Bantuan Kebahagian Abah Bukhori

Halo #Temenbaik! 👋😊


Semoga hari ini ada banyak hal baik yang menyapa dan membuat harimu terasa lebih ringan.

Kami mau berbagi satu kabar baik. Alhamdulillah, berkat kebaikan dan dukungan dari Temenbaik Semua, bantuan untuk Abah Bukhori tersalurkan.

Beriku dokumentasi penyalurannya :

Bantuan yang diberikan kali ini berupa : Bantuan Pangan dan Santunan Tunai.

Alhamdulillah kini Abah Bukhori bisa punya bekal untuk kebutuhan sehari-harinya.Terimakasih ya, semoga kebaikan kamu semua dibalas dengan kebaikan yang banyak dan dimudahkan segala urusannya.Aamiin 🤲✨


Jabat erat,

Temenbaik

Doa & Donasi

Lihat semua
Nurhayu Hafid
Rp 40.000
20 September 2026, 07:17

Sehat selalu abah