TABUNGAN DICURI ORANG! Bantu Nenek Sebatang Kara Bertahan Hidup

TABUNGAN DICURI ORANG! Bantu Nenek Sebatang Kara Bertahan Hidup

Rp 391.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
15 Donatur
9 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 02 April 2026 06:00 WIB

Penggalang Dana

Cipta Ruang Cahaya Abadi

Komunitas/Gerakan Sosial

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

12 March 2026

Siapa yang tidak patah hati melihat wanita berusia 83 tahun tertatih-tatih di pinggir jalan sambil berteriak histeris? Hari itu, Mak Uat kehilangan segalanya. Tabungan sebesar Rp2.150.000 yang ia kumpulkan dari hasil jualan dan bantuan desa raib digondol pencopet yang berpura-pura menjadi pelanggan. Di tengah hiruk pikuk jalanan yang ramai, Mak Uat harus berjuang sendirian mengejar pelaku tanpa ada satu pun orang yang berhenti untuk menolongnya.

 

 

Setiap hari, sebelum matahari benar-benar terik, Mak Uat sudah bersiap dengan barang dagangan jajaannya. Di bawah sengatan panas yang menusuk kulit keriputnya, ia setia menunggu pelanggan di pinggir jalan demi mencari sesuap nasi tanpa harus mengemis. Baginya, setiap rupiah yang didapat adalah napas untuk bertahan hidup. Namun, sore itu menjadi mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

 

 

Kejadian memilukan itu bermula saat seorang pengendara motor datang menghampiri dan berpura-pura menawar dagangannya. Di balik senyum pelanggan palsu itu, tersimpan niat kejam. Saat Mak Uat lengah, pelaku dengan cepat merampas dompet yang selama ini dijaganya dengan segenap jiwa, lalu memacu motornya pergi begitu saja. Mak Uat yang kaget hanya bisa membeku dalam trauma, menyaksikan satu-satunya harta miliknya hilang dalam hitungan detik.

 

 

Harta yang hilang itu bukan sekadar uang bagi Mak Uat, melainkan tumpuan hidup untuk hari tuanya agar ia tidak perlu lagi memikul beban berjualan yang berat. Tak hanya uang, dokumen penting seperti KTP dan kartu BPJS yang menjadi satu-satunya akses medisnya pun ikut terbawa. Kini, Mak Uat hanya bisa menangis tersedu-sedu dan gemetar hebat setiap kali teringat pengkhianatan pelanggan palsu yang telah menghancurkan harapannya di usia senja.

 

Hingga saat ini, Mak Uat masih mengalami trauma mendalam dan merasa sangat sendirian atas musibah yang menimpanya. Tanpa uang simpanan tersebut, ia terpaksa harus kembali memeras keringat di usia renta dengan fisik yang tak lagi kuat. Sahabat Baik, mari kita buktikan bahwa Mak Uat tidak sendirian dukunganmu bukan sekadar mengganti materi yang hilang, melainkan obat bagi luka hati dan cahaya bagi masa tua beliau.

 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

19 March 2026 03:16
Rp 20.000
Amin
JADI#SirkelBaik

TABUNGAN 2 JUTA RAIB DIGONDOL PELANGGAN PALSU, Mak Uat (83) teriak histeris.

Cipta Ruang Cahaya Abadi
Telah mengajak 4 orang berdonasi
Rp 101.000

Bantu Nenek 83 Tahun Sebatang Kara Bertahan Hidup!

Cipta Ruang Cahaya Abadi
Telah mengajak 1 orang berdonasi
Rp 20.000