Hidup Sendirian, Pak Suprihatin Juga Kesulitan Jualan karena Orang Takut Melihat Fisiknya
Hidup Sendirian, Pak Suprihatin Juga Kesulitan Jualan karena Orang Takut Melihat Fisiknya

Hidup Sendirian, Pak Suprihatin Juga Kesulitan Jualan karena Orang Takut Melihat Fisiknya

Rp 150.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
3
Tercapai
0%
Sisa waktu
29 hari

Diperbarui 24 October 2026, 12:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Ananta Karuna Bahagia
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Fisiknya Membuat Orang Takut, Pak Suprihatin Berjuang Jualan Pisang yang Jarang Laku

Cerita

23 October 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Hidup Sebatang Kara, Pak Suprihatin Jualan Pisang Meski Sering Pulang Tanpa Uang Di usia 62 tahun, Pak Suprihatin harus berjuang sendirian di tengah keterbatasan fisik dan ekonomi. Ia tinggal di rumah kayu kumuh yang jauh dari kata layak. Setiap hari, Pak Suprihatin memikul pisang untuk dijual keliling kampung demi mendapatkan uang untuk makan. Namun, perjuangannya tidak mudah. Kondisi wajah dan jari-jemarinya yang cacat permanen membuat banyak orang takut dan enggan mendekat. Tak jarang, dagangan Pak Suprihatin tidak laku hingga ia harus pulang tanpa membawa uang sepeser pun. Saat kelaparan, ia hanya bisa mengandalkan belas kasihan orang sekitar atau sisa makanan dari tetangganya. Kondisi fisiknya juga membuatnya kesulitan saat membawa beban pisang yang berat. Tak jarang, ia sampai tersungkur karena tak sanggup lagi menopang beban tersebut. Di tengah kesendirian, Pak Suprihatin tetap berusaha bertahan hidup meski harus menghadapi rasa lapar dan penolakan dari orang lain. Pak Suprihatin sebenarnya memiliki harapan sederhana. Ia ingin mempunyai lapak pisang kecil di pinggir jalan agar tak perlu lagi berkeliling kampung setiap hari. Dengan lapak sederhana, ia berharap bisa berjualan dengan lebih mudah dan mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan makan. Yuk, Orang Baik, bantu wujudkan harapan Pak Suprihatin. Sedikit bantuan dari kita bisa menjadi modal usaha agar ia memiliki lapak sendiri dan tak lagi harus berjuang sendirian demi sesuap nasi.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 50.000
24 October 2026, 11:21